Anisa Gadis Perawan Yang Telah Diperkosa

CeritaDewasa 17+ - Anisa Gadis Perawan Yang Telah Diperkosa - Joni membanting tasnya di atas tempat tidur. Seharian ini ia dibuat pusing. Pasalnya ada lagi penghuni kosnya yang bikin suasana jadi suasana jadi dingin. Baru sebulan yang lalu tiga orang gadis berjilbab, mahaiswi UI kos di rumah orang tuanya ini. Sekarang muncul lagi gadis berjilbab, pakai cadar lagi. Lebih-lebih kemarin ia sempat dibentak-bentak, karena ikut nimbrung ngobrol di ruang tamu dengan keempat gadis berjilbab itu. Hari ini dia mau membuat perhitungan.

Anisa Gadis Perawan Yang Telah Diperkosa

Cerita Anisa Gadis Perawan Yang Telah Diperkosa 

Sore itu gadis bercadar yang bernama Anisa itu baru pulang kuliah. Ia mengenakan gamis panjang hitam, jilbab hitam dan cadar hitam. Joni sudah tahu dari ibunya, bahwa gadis bercadar itu adalah yang paling cantik di antara empat gadis berjilbab yang kos di rumahnya. Saat gadis itu mau masuk kamarnya. Kebetulan kos lagi sepi. 

Dengan mengendap-endap, Joni mengikuti Anisa dari belakang. Tepat ketika Anisa membuka gagang pintu kamarnya, Joni memeluk Anisa dari belakang. clurit yang dibawanya dikalungkan ke leher gadis berjilbab itu. “Aih, apa-apaan ini!” Jerit gadis itu kaget. “Diam, kalau enggak mau mati, turutin apa yang gua mau!” Gadis berjilbab itu kelihatan takut sekali. 

Mata di balik cadarnya itu melotot agak kemerahan. Joni tidak mau membuang waktu. Tangan kirinya tetap memegang clurit, sementara tangan kanannya sibuk meremas-remas tetek gadis berjilbab itu dari balik jilbab dan gamisnya. Terasa kenyal-kenyal sekali. Anisa cuma bisa merintih ketakutan. Nafsu Joni makin tidak karuan. Segera ia menutup pintu, dan menyuruh gadis berjilbab itu telentang di atas kasur.

“Jangan, jangan ganggu saya. Saya bisa malu sekali. Tolong!” Joni tidak perduli. Dengan kasar, ia menarik kain jilbab gadis itu dan diselempangkan di atas pundaknya, sehingga terlihat dua tetek gadis berjilbab itu yang menggunduk di balik gamis hitamnya. Dengan penuh nafsu Joni membuka kancing bagian atas gamisnya hingga keperut. 

Lalu disibakkan gamis yg sudah terbuka kancingnya itu, sehingga terlihatlah BH putih yang dikenakan gadis bercadar itu membungkus dua gundukan teteknya yang besar dan menantang. Masih belum puas, Joni menarik ke atas gamis gadis itu dari arah bawah, hingga ke atas perut. Ternyata, Anisa tidak mengenakan rok dalam, sehingga terlihatlah betis dan dua bongkah paha putih mulus milik gadis berjilbab itu. “Auh tolong, jangan diteruskan, sama malu sekali!” Gadis berjilbab itu berteriak. 

Ingin Daftar Permainan Games Judi Online Silahkan Saja Klik Dibawah Ini :


Joni tidak perduli. Matanya menatap ganas ke arah gundukan memek gadis berjilbab itu yang kini hanya tertutup celana dalam putih yang agak tipis, sehingga terlihat kehitaman bulu jembutnya, dengan daging memek yang menggunduk indah sekali. Melihat gadis yang masih mengenakan jilbab dan cadarnya, namun bagian tubuh bawahnya nyaris telanjang, Joni menjadi semakin bernafsu. BH Anisa di tarik dengan kasar, sehingga menyembullah sepasang teteknya yang putih indah dengan puting berwarna coklat kehitaman. Joni segera menyerbu dan mengulumi tetek indah gadis berjilbab itu. Anisa hanya bisa merintih-rintih. 

Namun suara rintihannya membuat Joni makin kalap. Kepalanya turun ke perut Anisa, terus hingga berhadapan dengan gundukan memek gadis berjilbab yang masih mengenakan celana dalam itu. Joni langsung melahap dan mengunyah dengan kasar memek gadis itu, meski masih terbungkus celana dalam. Karena tidak sabar, celana dalam itupun dia plorotkan. Kini tubuh bagian bawah gadis berjilbab itu betul-betul polos. Terlihat memeknya yang ditumbuhi bulu-bulu tipis namun berwarna hitam pekat. 

Garis memeknya masih terlihat jelas. Joni kembali mengunyah memek gadis berjilbab itu hingga hampir sepuluh menit. Lendir dari memek gadis alim itu sudah mulai keluar. Joni segera membuka baju, celana dan celana dalamnya sendiri. kontolnya mengacung tegang. Anisa berteriak dan berusaha bangkit, karena menyadari apa yang akan menimpanya. Tetapi Joni menyabetkan belatinya ke betis Anisa hingga berdarah. Akhirnya gadis berjilbab itu pasrah, menelentang di atas kasur. 

Joni pun segera mengarahkan kontolnya ke lubang memek gadis alim itu. Dengan susah payah ia berusaha melesakkan kontolnya itu ke dalam memek gadis berjilbab yang cantik dan mulus itu. Akhirnya ia berhasil. Anisa hanya bisa menjerit dan menangis, ketika selaput darahnya ditembus kontol Joni. Joni terus memaju mundurkan kontolnya yang amat tegang karena nafsunya telah memuncak. Maklum, siapa yang tidak merasa bangga bisa menyetubuhi gadis berjilbab yang setiap harinya selalu menutupi tubuhnya dengan rapat. 

Bibir memek gadis berjilbab itu bergoyang-goyang. Sementara kedua matanya terlihat mendelik-delik di balik cadarnya karena ia pun merasakan kenikmatan ‘hubungan badan’ dan pemerkosaan brutal terhadapnya ini. Sepuluh menit kemudian, sperma Joni menyembur di dalam memek gadis berjilbab itu. Joni mengelap kontolnya. Mukanya mendekati wajah bertutup cadar yang menangis di atas tempat tidur tersebut. Dengan perlahan, dia angkat sedikit cadarnya, sehingga terlihatlah mulut mungil gadis berjilbab itu. Ia segera mengulum bibir indah di balik cadar itu dengan nafsu. Anisa makin megap-megap tidak karuan. 

Agak lama juga ia menikmati mulut gadis berjilbab itu. Hembusan napasnya yang terengah-engah, terhirup oleh Joni, membuatnya makin bernafsu, sehingga kontolnya kembali tegang. Ia melepas mulutnya, lalu mengarahkan kontolnya ke wajah gadis yang masih bercadar itu. Slep, akhirnya kontolnya masuk, meski dengan setengah memaksa. “Ayo cepat, dikulum dan dihisap. 

Kalau tidak, kubunuh kamu.” Anisa terpaksa mengulum kontol Joni yang cukup besar, kira-kira 18 cm, dengan diameter 2,5 cm. Joni memegang kepala gadis berjilbab itu dan memajumundurkan kepala tersebut, sehingga kontolnya ikut maju mundur. Terasa betapa nikmatnya, apalagi melihat gerakan mulut yang sebagian masih tertutup cadar itu. 

Ia makin bernafsu saja. Selanjutnya ia meminta gadis berjilbab itu untuk nungging. Ia mengentot gadis bercadar itu dari belakang dengan nafsu sekali. Hingga habis maghrib, ia menggarap gadis berjilbab itu. Sekali waktu, ia melepaskan cadar gadis itu, sehingga terlihatlah wajahnya yang memang amat cantik. Ia menggempur memek gadis itu dengan tetap mengenakan jilbabnya. Ah,malangnya nasib Anisa. Sekian...

Demikianlah Untuk Artikel Yang Saya Buat Dalam Cerita Anisa Gadis Perawan Yang Telah Diperkosa Semoga Anda Pun Terhibur


Silahkan Klik langsung Di Bawah Ini : 

Bonus PromoNew Member 10%
 qqdomino

Bonus Referral Hingga 20%
 kiukiudomino

Cerita SEX Mahasiswi Bandung Yang Hot

CeritaDewasa 17+ - Cerita SEX Mahasiswi Bandung Yang Hot - Hari ini hari yg sangat menyebalkan buatku, stres berat, aku baru aja di pecat dari tempatku bekerja karena dituduh mencuri hp salah seorang karyawan di tempatku bekerja. Padahal, biarpun aku seorang office boy, seumur hidup aku nggak pernah berani yg namanya mencuri. Mau gimana lagi, nasi sudah menjadi bubur, aku makan aja buburnya sekalian daripada gondok. Ku lirik jam di hp jadulku, baru jam dua siang. Dan aku bingung mau kemana. Aku merasa nggak punya tujuan hidup gara-gara masalah ini.

Cerita SEX Mahasiswi Bandung Yang Hot

Dalam Cerita SEX Mahasiswi Bandung Yang Hot


Sebelumnya perkenalkan dulu, namaku Sandi umur 27 thn. Bekerja di kantor jasa arsitek di bandung sebagai office boy. Kantornya rumahan kecil gitu, karyawanya jg sedikit. Kejadian hp hilang yg di alami salah satu seorang karyawan benar-benar bukan gara-gara aku. kemungkinan emang karyawan itu kehilangan hpnya saat dijalan menuju kantor. Atau emang dia yg lupa naruh, sampai akhirnya hilang. Gondok jg kalau keinget itu.

Aku melangkahkan kakiku tanpa arah. Jalan disekitar komplek kantorku ini memang sepi kalau jam-jam segini. Nanti sorean dikit deh baru rame banyak orang yg baru pulang kerja. Aku sendiri jalan kaki memang nggak punya kendaraan apa-apa, hidup susah dech. Tp aku sudah sangat bersyukur masih ada rejeki buat makan sampai hari ini, biarpun nggak tau besoknya mau makan apa dan mau kerja dimana.

Baru melangkahkan kakiku sekitar 50 meter, aku melihat ada seorang cewe kebingungan di samping motor maticnya. Aku coba mendekatinya, siapa tau aja dia butuh pertolongan dan aku bisa menolongnya. Apalagi gadis itu lumayan cantik, bodinya semok, aku tebak umurnya paling baru 20 tahunan.

“Mbak, kenapa mbak? ada yg bisa saya bantu” tanyaku sambil mendekati gadis itu
“Eh, Nggak papa, Mas. Ini kehabisan bensin, lagi bingung mau nyari bensin dimana hehehe…” jawab cewe itu sambil senyum kecut.

Aku mikir, lumayan jauh jg pom bensin dari sini. Sekitar 3km lah, lumayan jg buat cewek secantik dia dorong-dorong motor pas panas gini. Akupun menawarkan diri untuk membantu.

“Wah, pom bensin lumayan jauh Mbak kalau dari sini. Mending sini saya bantu dorongin, dari pada nunggu disini nggak bakalan ada tukang bensin yg lewat jg Mbak. Hehe” Tawarku

Cewe ini keliatan diam buat mikir dulu, iyalah nggak akan mungkin langsung mau jg. Pasti dia takut kalau aku punya niat jahat. Biasalah hidup di kota besar, kadang niat baik jg disangka jahat,

“Boleh dech, Mas..” Jawabnya memelas ” Tolong bantuin ya, Mas..”

Langsung aja aku mendorong motor itu, si mbak ini langsung ngikut di sampingku. Biar nggak bingung, aku coba ajak ngobrol aja.

“Mbak ini darimana dan mau kemana emangnya? aku coba memulai obrolan.
“Dari rumah teman, Mas. Di blok E situ..” jawabnya sambil menunjuk kesamping.
“Owh Blok E, deket donk sama kantorku..”
“Owh kantor Mas dimana emang? tanyanya
“Di blok E jg Mbak, Rumah yg nomor 13, yg depanya ada patung gajahnya tuh..” jelasku
“Owh itu kantor mas ya..? emang kantor apa?” tanyanya
“Kantor arsitek Mbak, saya sih cuma office boy, kalau saya arsitek mah udah naik mobil mewah dari tadi, hehehehe…

“Yah mas, kerja sih apa aja asal halal Mas..”
“Betul mbak setuju sama Mbak..”
“Terus mas ini mau kemana ya..? kok gak kerja?”
“Owh, baru aja di pecat saya Mbak. Abis kena fitnah..” ceritaku singkat
“Haa? Fitnah kenapa Mas” Timpal si Mbak penasaran
“Itu, ada karyawan yg hp nya hilang. Saya dituduh yg nyuri, padahal Mbak, biar hp saya jadul jg saya sukaan yg begini. Seumur hidup saya nggak pernah berani mencuri Mbak..” Jelasku.

“Kenapa nggak dijelasin dulu Mas? kalau nggak salah kan Mas nggak di pecat dari kantor..”
“Ah nggak tau lah Mbak, saya jg bingung. Ya udahlah saya sih terima aja..” nalasku sambil senyum kecut.
O iya Mas ini namanya siapa ya…?” Tanya si Mbak.
“Sandi Mbak, Mbak sendiri siapa namanya>”
“Yola, Mas..”
“Panggil Sandi aja Mbak, nggak usah pakai Mas. Kan dah kenal ini hehe..” pintaku.
“Ok dech, panggil saya Yola aja, Ndi. Nggak usah Mbak kalau gitu hehe…
“Oke dech, Yola..” kataku

Obrolanku sama Yola terus berlanjut sampai ke pom bensin. Jaraknya yg lumayan jauh jadi nggak terasa karena obrolan yg menarik. Akupun jg tau kalau Yola ini seorang mahasiswi di salah satu perguruan tinggi di daerah martadinata Bandung. Asalnya dari Bogor, jadi di bandung dia ngekost di deket kampusnya. Begitu yg aku tau hehehe… .

Tak lama kemudian kami sampai di pom bensin dan ngisi bensin, aku pun ngasih motor ke Yola.

“Ini Yol motornya. Besok lagi di cek dulu ya kalau mau kemana-mana, biar nggak kehabisan bensin lagi hehehehe .” pesanku sok bijak.
“Iya Ndi, terima kasih ya, Ndi..”jawab Yola
“Ok dech, aku pamit dulu ya, Yol. Hati-hati dijalan..” balasku
“Eh Ndi, aku anter aja. Kamu mau pulang kemana?” tanya Yola
“Ahh nggah usah Yol, rumahku jauh banget. Lagian belum mau pulang jg. Nggak papa kok” Tolakku

“Nggak papa kok, Ndi, Yuk aku anterin..” pinta Yola yg sudah menaiki motornya.”Ayo Ndi, anggap aja ini 
ucapan terimakasihku udah nolongin aku.
“Emm, oke dech..” aku akhirnya menyetujuinya. Tp aku yg minta bawa motornya, nggak enak jg rasanya di bonceng cewe hehe… .
“Terus sekarang kamu mau kemana, Ndi” Tanya Yola.
“Nggak tau nich, tadinya sich mau ke rumah temen, buat nanyain kerjaan, tp nanti malem aja dech kalau dia udah pulang kerja..” jelasku

“Owh begitu, kita cari makan dulu yuk. Biar tenaganya balik abis dorong motor…” Ajak Yola, “Tenang, aku yg bayarin, Ndi.” Tambahnya
“Oke dech, mau makan dimana, Yol?” 
“Jalan aja dulu, Ndi..” Perintah Yola

Sepanjang jalan, Yola cuma ngasih intruksi jalan mesti kemana. aku nurut aja bawa motor. Bener aku bilang, kalau rejeki nggak bakal kemana-mana, ada aja kan yg mau traktir hehe… .

15 menit berkendara, akhirnya kita sampai di tempat makan kecil dipinggiran jalan. Nggak pakai lama, kita langsung pesen makan. Ngobrol-ngobrol dan ngadem karena di luar panas banget. jujur aja aku udah mulai suka sama Yola. Dari cara kita ngobrol, aku merasa nyambung banget sama Yola. Tp aku tetap mikir jg, mahasiswi cantik kayak gini apa mungkin mau sama eks OB. Di kampusnya pasti banyak jg cowok-cowok ganteng and kaya yg jg suka sama dia dan lebih panteslah buat dia di bandingin aku hehehehe… .

Waktu sudah menujukan jam 5 sore. Nggak terasa banget udah jam segini. Yola pun ngajak cabut dari situ.

“Sekarang mau kemana lagi, Yol?” Tanyaku ke Yola.
“Kamu belum mau pulang jg, Ndi?” Yola tanya balik. Aku cuma menggelengkan kepala.
“Hmm.., kalau gitu ke tempat kostku sebentar mau nggak? aku mau mandi sama ganti baju, gerah bgt nich. Abis itu kita pergi lagi. Kemana aja gitu, aku temenin kamu dech..” Tawar Yola.

Akupun mengiyakan permintaan Yola dan segera melaju pergi menuju tempat kost Yola

Sampai di tempat kost Yola, aku langsung memakirkan motor di parkiran depan kost yg masih sepi.

“Aku nunggu di sini aja ya…” Pintaku sama Yola
“Ich, ngapain? Yuk masuk aja ke kamar, nggak papa kok. Nggak di omelin kok. Dari pada di luar, nanti malah di kira mau nyuri motor loh..” Kata Yola sambil ketawa kecil. Aku nurut aja akhirnya

Aku ikut dibelakang Yola menuju kamarnya yg ada di lantai 2

Setelah Yola membuka kunci pintu kamarnya, kami berdua pun masuk.

“Silahkan, Ndi. Nyantai aja dulu, anggap aja kamar sendiri hehe” Kata Yola

Yola pun langsung masuk ke kamar mandi dengan membawa beberapa potong pakaian. Lalu aku coba menyalakan TV. Dari dalam kamar mandi, terdengar suara air dan Yola yg lagi mandi. pikiranku mulai kemana-mana. Ngebayangin Yola yg cantik dan semok itu lagi ngebasahin tubuhnya. Aku coba menahan pikiran ngeresku, disingkirkan jauh-jauh kalau perlu. Kalau sampai aku macem-macem, terus Yola teriak-teriak minta tolong, bisa mati aku di gebukkin orang di sini. Gitu pikiranku

10 menit kemudian Yola keluar dari kamar mandi, masih dengan handuk yg melilit tubuhnya.

“Duhh, tadi lupa bawa daleman nya..” kata Yola sambil tertawa dan berlari kecil ke arah lemari pakainya.

Aku cuma ketawa kecil aja buat ngrespon. Bingung jg mau nimpalin apa

Pada waktu Yola buka lemari, mungkin karena lilitan handuknya yg nggak begitu kencang, tiba-tiba handuknya lepas dari tubuhnya dan jatuh ke lantai. Dheg pyurr!! aku melihat tubuh mulus Yola yg bugil dari belakang. Bokongnya masih bulat dan kenceng, pahanya putih mulus, dan pinggangnya ramping bikin aku mendadak konak

Akupun langsung memalingkan wajahku karena ngerasa nggak enak. Tp yg dilakukan Yola berikutnya yg bikin aku tambah pusing, bukanya buru-buru ambil handuk itu dan melilitkan ke tubuhnya lagi, Yola malah tetap sibuk mencari pakaian dalamnya. Yola seperti lupa kalau aku ada dibelakangnya yg lagi nahan konak lihat dia bugil. Birahiku yg semakin sulit di bendung, akupun langsung berdiri dan memeluk Yola dari belakang. Tanganku langsung memegang toketnya yg montok dengan puting kecil yg udah mengeras.

“Auw, Sandi!!” Jerit kesal Yola, tp nggak ada tanda-tanda membrontak.
“Maaf ya, Yol. Aku nggak bisa nahan birahiku melihat tubuhmu yg mulus ini..” Kataku sambil menciumi lehernya.
“Emmhh, Sandi..” Rintih Yola saat lidahku menelusuri lehernya.

Tangan Yola meremas tanganku yg lagi meremas-remas toketnya.

Aku pun menarik tubuh Yola agar bokongnya yg bulat kencang itu makin menempel batang penisku yg udah tegang mengeras dari tadi. Yola pun menggerakkan bokongnya ke kanan dan ke kiri untuk bisa makin merasakan batang penis ane yg dalam beberapa menit lagi akan sibuk keluar masuk ke tubuhnya yg semok itu

Yola pun membalikan tubuhnya menghadapku dan langsung mencium bibirku dengan liarnya. dimasukkan lidahnya ke mulutku, terdengar suara nafas yg terengah-engah berat. Aku semakin horny mendengarnya. Belum lagi toketnya yg montok menempel langsung didadaku

Ditengah kesibukanya menciumiku, tangan Yola membuka sabuk dan kancing celanaku jg CD ku. Saat batang penis ini sudah mengacung keluar, dielus-elusnya lembut dengan tanganya. Bibir Yola tetap nggak mau lepas dari bibirku

“Udah tegang banget nich, Ndi?” Bisik Yola. Aku cuma mengangguk sambil tersenyum.

Yola lalu jongkok di depanku. Yola penuh kekaguman melihat batang penisku yg panjang dan besar sambil tanganya masih mengelus-elus lembut
Dimasukkanya batang penisku di mulutnya. Ooocchhh, Sepongan nya nikmat sekali brouww! Nggak kena gigi… .

Yola menyepong batang penisku dengan penuh nafsu, tanganya meremas-remas lembut kantong zakarku. Benar-benar lihay Yola ini memuaskanku. Aku menarik-narik pelan rambutnya karena nggak tahan dengan rasa ngilu dan nikmat yg bercmpur aduk menjadi satu dibawah sana

Hampir lima menit Yola memainkan batang penisku sampai akhirnya aku ngerasa ada dorongan kuat dari dalam batang penisku.

“Yol, aku mau keluar, Yol…” Seruku
Sepongan Yola semakin kuat dan mempercepat sepongan nya di batang penisku. Kayaknya Yola mau aku keluar di dalam mulutnya. Tanpa kutahan lagi, langsung aja aku keluarin semua pejuhku

Creett.. Creett.. Creeeeeett.. Sekitar 6 kali aku menyemburkan pejuhku di dalam mulut Yola. Tp dengan hebatnya Yola nggak ngebiarin sedikitpun keluar dari mulutnya. Aku cuma bisa mengerang keenakan.

“Gimana, nikmat nggak?” Tanya Yola setelah menelan habis pejuhku. Dijilatinya batang penisku sampai bersih. Aku bener-bener puas dengan sepongan Yola di batang penisku. Bikin horny terus setiap ingat kejadian itu hehehehe… .

Yola lalu bangkit dan merangkul pinggangku

Ingin Daftar Permainan Games Judi Online Silahkan Saja Klik Dibawah Ini :


“Kamu mau lagi nggak, Ndi..? Tanya yola nakal
“Emm, iya donk, sayang..” Jawabku sambil tanganku meraba memek Yola yg ternyata sudah basah sekali oleh lendir kenikmatannya.

Yola pun memindhkan rangkulanya ke leherku dengan mesra.

“Kurang ya” Tanya Yola lagi, senyum nakalnya, bikin batang penisku mulai mengeras lagi buat bisa menyodok Yola.
“Eh, bentar..” Kata Yola, “Aku punya ini nich..” Yola berbalik ke arah lemarinnya yg sudah terbuka dari tadi dan menjadi saksi kenikmatanku sore itu.

Yola tampak mencari sesuatu di dalam lemari di bawah tumpukan pakainya.

“Ah ketemu jg akhirnya..” serunya

Sebungkus kondom dikasihkan aku, kayaknya aku kenal… sering beli jg, aku melihat isinya, masih ada 3 bungkus. Mantap! Bisa bikin tahan lama nich kalau pakai ginian. Seharian jg kuat… . Akupun senyum senyum mupeng

“Itu bekas mantanku dulu, baru kepakai satu, eh terus keburu putus..” Curhat Yola sambil senyum manja
“Kan sekarang dah ada aku..” Hiburku sambil mengecup manis bibir Yola
“Hehehe iya, Sandi sayang…” Balas Yola sambil menarikku ke kasurnya.

Aku pun melepas bajuku, sekarang kami berdua dalam keadan bugil. Yola terlebih dulu merebahkan tubuhnya di kasur dengan posisi yg cukup menggoda. Melihat pemandangan indah ini, aku bahkan lupa kalau aku baru aja jadi pengangguran siang tadi.

Akupun langsung memeluk Yola dan menciumi toketnya, aku gigit-gigit kecil puting susunya. Tanganku yg kanan sibuk mengelus memeknya yg udah basah.

Aku memilin-milin klit nya dengan jari-jariku. Yola memejamkan mata dan mulutnya terbuka menahan rintihan dari perlakuanku.

Ciuman aku turunkan dari toketnya ke perut Yola. Tanganku sekarang mengelus-elus paha mulus Yola sampai pangkal pahanya, Yola menggelinjang-gelinjang kegelian. Ditariknya rambutku. Aku nggak memperdulikanya, aku turunkan lagi ciumanku ke arah memeknya yg bersih tanpa bulu.

Kecium aroma memek Yola yg menaikkan birahiku ke ubun-ubun. Aku membuka bibir memeknya dengan dua jariku, nampaklah klit yg sudah membengkak. Dengan lidahku, kujilati semua bagian memeknya.

Yola menjerit kecil sambil mengangkat bokongnya. Pasti geli bercampur nikmat yg Yola rasakan sekarang.

“Ooogghhh, Sandiii, nikmat sayaaanggg..Terusinnnnn…. .” rintihan kenikmatan Yola. Suara yg penuh birahi dan minta cepat-cepat dipuaskan.

Aku masukkan dua jariku ke dalam lubang memeknya, lidahku tetap sibuk merangsang klit nya yg begitu mempesona. Aroma memeknya entah kenapa kerasa makin kuat.

“Ooocchhhh, terusss, Ndiii.. Occhhhh… ” erang Yola

Aku kocokkan keluar masuk jariku, sedangkan tangan kiriku pun meraih toket Yola dan meremas-remasnya lembut sambil memilin putingnya sesekali

Dalam beberapa menit, Yola pun keluar

“Saannddiiiii, aku keluaaarrrrr…. ooocchhh, ndiiii….ooccchhhhh…” Erang Yola.

Keluarlah lendir kenikmatan dari dalam lubang memeknya. Aku hisap dan nikmati sampai habis. aku kasih ciuman hangat ke memek Yola yg makin merekah itu.

Akupun kembali ke atas Yola dan menciumi bibirnya.

“Gimana? Suka nggak>” Tanyaku balik ke Yola. Yola tersenyum lemah sambil mengangguk

Akupun merebahkan tubuhku di samping Yola. Aku biarkan Yola istirahat sejenak untuk mengumpulkan tenaganya. Pasti dia lelah karena orgasme dan bikin aku nyemprot dimulutnya tadi hehehehehe….

Batang penisku masih aja tegang dan keras dari tadi, sepertinya penisku nggak akan berhenti berdiri sampai bisa masuk ke dalam lubang memek Yola yg indah itu

Yola mengambil kondom yg tadi dia kasih ke aku, lalu sambil duduk di depan batang penisku, Yola memakaikan kondom dengan sabar.

Setelah terpasang dengan rapi kondomnya, Lalu Yola naik keatas dan aku mengarahkan batang penisku ke arah lubang memeknya

Senyum nakal Yola terus terpasang, terlihat begitu senang bisa memuaskanku dan mendapatkan kepuasan yg sama dariku

Perlahan Yola menurunkan tubuhnya agar batang penisku masuk semua ke dalam lubang memeknya.

“Oocchhh…” Desah Yola

Jepitan memek Yola yg masih rapat membuatku merem melek. Baru kali ini aku merasakan jepitan memek cewe yg cantik sepert Yola, tanpa ada paksaan atau usaha yg besar buat mendapatkanya. Rejeki banget lah bisa dibilang begitu hehehehehe….. .

Setelah batang penisku masuk semua ke dalam lubang memeknya. Yola pun mulai mengoyang pelan naik turun pinggulnya. Toketnya berguncang, aku benar-benar berusaha fokus buat nggak terlalu menikmatinya supaya nggak cepat klimaks. Momen kayak gini harus benar-benar dinikmati selama yg aku bisa soalnya.

“Ochh uchhh, nikmat sekali batang penismu, Ndiii!” Erang Yola sambil tanganya memainkan rambutnya sendiri.

“Memek kamu jg nikmat sekali, Yolll…. . Kocok terus ygggg…” Tambahku

Goyangan Yola pun semakin cepat, dan sesekali menggerakkan ke kanan dan ke kiri, mungkin pengen nyari G-spotnya pakai penisku. Mulut Yola nggak berhenti terbuka dari tadi. Sungguh pemandangan yg nggak bisa dilupakan buatku.

Yola menggoyang kembali penisku dengan penuh nafsu

“Ochhh, Ndiii… . ochh nikmat sekali Ndi…”

Tak lama kemudian, Yola tampak akan mencapai orgasme yg ke dua kalinya.

“Ndiii… akuuhh mau keluar lagi ndiiii…” Erang Yola “Oooouuggghhhhhh aku kkeluaarrr Ndiiiiiiii!” Yolapun orgasme lagi. Keringat bercucuran membasahi tubuhnya, menambah kesan sexy.

Yola yg lemah, terkulai disampingku. Nggak pake lama lagi, sekarang gantian aku yg menyodok Yola. Aku buka lebar-lebar kedua kaki Yola. Lubang memeknya yg mengangkang siap di sodok batang penisku lagi.

Aku angkat dan kuletakkan kakinya ke pundak ku, biar batang penisku makin di jepit sama memek Yola

Aku masukkan perlahan batang penisku. Dengan sekali hentakan, Batang penisku menusuk lubang memek Yola untuk yg kesekian kalinya

“Oochhh” Erang Yola begitu batang penisku sampai keujung dalam memeknya

Aku kocok pelan memek Yola. Biar memeknya siap lagi setelah orgasme tadi.

“Ouchhhh, terus Ndii…Terusss…”

Yola mengerang dengan gairah yg membara. Aku semakin tambah bersemangat mengocok memek Yola… .

“Ooogghhhh, lagi Ndi… masukin yg dalem lagiiihhhh…”

Hampir 15 menit aku mengocok memek Yola. Penisku masih kuat dan belum mau mengeluarkan lendir kenikmatan. Keringat yg ada di tubuh Yola semakin nambah biarpun AC di kamarnya udah cukup dingin.

Occhhhhh Ndiiiiii…. kamu kuat sekali sihhhhh….” Racau nikmat Yola

Aku jg bingung sendiri kenapa aku nggak keluar-keluar jg. Sekarang aku malah balikin fokus ke penisku, biar cepet keluar karena kasian Yola yg kliatan sudah capek.

“Ndiii, aku mau keluar lagi ndiii… lgi ndiii, kocok ndiiiii….” Teriak Yola
Aku menamabah kecepatan kocokkanku. Dan benar aja, aku jg sudah mulai ngerasa ada yg mau keluar lagi dari dalam penisku

“Kita barengan sayang, aku jg mau keluaaarrrrr…” kataku.

“Ooooggghhhhh aku keluar ndiiiiii…. aaaaaccchhhhhhh” Yola mengejang hebat saat orgasme yg kesekian kalinya.

Oooggghhhhh aku jg sayaaaannggggg….” Creettt… creeettttt. Penisku pun menyemburkan semua pejuhku yg tersisa bersamaan dengan orgasme Yola.

Tubuhku langsung terasa lunglai seketika karena orgasme yg luar biasa nikmatnya.

Badanku pun langsung terkapar di samping Yola. Kondom masih terpasang di penisku dengan banyak pejuh di dalamnya
Yola berusaha mencari nafas karena kelelahan dengan kocokkan ku.

“Duhh, Ndi.. Gila kamu ya.. kuat banget sich..!” Seru Yola manja sambil mengelus kepalaku.
“Kamu sich, nikmat sekali memeknya..” jawabku sambil menyium bibirnya

Yola tersenyum manis dan memelukku

“Kamu nggak usah pulang ya, Ndi. Tidur sini aja sampai besok, mau nggak?” tanya Yola
“Emangnya boleh nginep di sini?” tanyaku balik
“Jelas boleh donk!”
“Ok, aku pulang besok ya..” Jawabku, Yola mengencangkan pelukan nya ke tubuhku.

Aku masih takjub bisa menikmati tubuh Yola yg baru ku kenal siang tadi. Cewe cantik dan seksi yg bahkan nggak pernah aku bayangkan bisa ngasih kenikmatan segini besarnya buatku.

Setelah kejadian itu, aku sering berhubungan dengan Yola. Kita memang nggak secara resmi bilang kita jadian, tp kita sering bertemu baik buat ngesex atau sekedar jalan di malam minggu. Soal kerjaan, pas aku tidur di tempat kost Yola, atasanku menelponku dan bilang kalau ternyata hp karyawan yg hilang pun sudah ketemu, ternyata benar, hp itu ketinggalan di dalam taksi pas karyawan itu mau berangkat ke kantor dan di kembalikkan sama perusahaan taksinya langsung ke kantor. Aku pun diminta untuk bekerja lagi, tp aku minta cuti dulu dan minggu depan baru bisa masuk kerja lagi. Bener kan, rejeki nggak kemana brouuwww!!!!!

Demikianlah Untuk Artikel Yang Saya Buat Dalam Cerita SEX Mahasiswi Bandung Yang Hot Semoga Anda Terhibur

Silahkan Klik langsung Di Bawah Ini : 

Bonus PromoNew Member 10%
 qqdomino

Bonus Referral Hingga 20%
 kiukiudomino

Cerita SEX Cinta Di Daerah Purwokerto

CeritaDewasa 17+ - Cerita SEX Cinta Di Daerah Purwokerto - Kisah ini merupakan kisah nyata yg sampai saat ini masih terbayang-bayang di dalam pikiranku. Tentang arti kisah cinta yg hamba merubah arti cinta bagi para pakar pecintaan.

Cerita SEX Cinta Di Daerah Purwokerto

Dalam Cerita SEX Cinta Di Daerah Purwokerto

Aq adalah seorang mahasiswa di sebuah perguruan tinggi di kota Bandung. Sebut saja aq Rio (nama samaran), aq berasal dari suatu daerah di jateng. Apabila aq pulang ke jawa, harus menempuh perjalanan semalam untuk sampai jawa tengah.

Pada suatu hari aq harus menempuh perjalanan ke jawa dengan cara berantai, yaitu dari Bandung-Purwokerto-Solo, sebab saat itu memang arus antar kota sangat padat hingga aq tdk mendapat tiket bus yg patas. Semua itu harus aq jalani dengan terpaksa, Bus xxx adalah bus yg akan mengantarku ke jawa, tetapi harus transit dulu ke purwokerto baru ke jawa.

Sampai di kota Purwokerto sekitar jam 7 malam, transit dulu sekitar setengah jam baru berangkat lagi. Kesempatan istirhat itu tdk aq sia-siakan dengan berkeliling terminal sekaligus mencari tempat makan. Lelah, penat dan panas suasana malam itu, aq memasuki sebuah warung makan yg lumayan bersih untuk berisitirahat. Setelah memesan semangkuk mie rebus dan teh manis, aq mencoba iseng memandang sekeliling untuk mencari tempat yg strategis untuk pandangan ke arah bus ku agar tdk ketinggalan.

Waktu aq menengok ke samping, aq melihat seorang perempuan yg kira-kira seumuran di bawahku (22 thn). Pandangan kami bertemu, tapi aq cuek saja dan membuang pandangan ke arah lain. Sekilas aq melihat tatapan matanya yg mencerminkan kebingungan. Setelah kupikir-pikir, apa salahnya sih ber amal membantu orang sekalian kenalan dengan cewek cakep. 

Wajahhnya manis bertubuh langsing, dibalut dengan kaos ketat dan celana jeans. Kudekati dia, dan setelah berbasa-basi akhirnya aq dipersilahkan duduk di depannya, Tiara namanya. Sambil makan kami ngobrol, tak sulit untuk bergaul dengannya dia yg orangnya supel dan enak diajak ngobrol, dia dari jakarta dan hendak ke tempat temannya di purwokerto. Hingga tiba waktu kami berpisah, dia memberikan nomor telpon dan alamat tempat tinggalnya. Kami berpisah.

Seminggu kemudian aq mencoba menelponnya setelah tiba di Bandung, sebab bila ku telpon dari jawa, aq takut ketauan pacar. Ternyata dia masih ingat denganku. Hari demi hari kami lewati dengan telpon. Hingga saatnya tiba bagi kami untuk bertemu di purwokerto, rupanya dengan seringnya aq menelponnya telah menimbulkan benih-benih cinta di antar kami.

Minggu siang aq berangkat ke purwokerto dan jam 9 malam aq tiba di purwokerto. Aq langsung menelponnya untuk menjemputku. Kutunggu dia di tempat kami membuat janji. Sudah hampir satu jam aq menunggunya hingga hampir hilang kesabaranku, tiba-tiba dari arah samping terminal terdengar riuh para tukang ojek dan tukang becak terminal bersorak. Ada apa geranngan…? Aq mencoba untuk menengok ke sumber suara itu. Sesosok perempuan dengan tubuh langsing turun dari sebuah becak dengan memakai rok yg sangat mini, kaos ketat dipadu dengan jaket sebatas pusar, berpotongan rambut shagy, sangat kontras dengan hiasan paha putih mulusnya. Sejenak aq lupa denganya, kami saling menatap lalu berjabat dengan mesra, bergandengan tangan dan melangkah menuju arah pintu keluar terminal.

Sejenak kami mengobrol seolah-olah lama tdk berjumpa. Benih-benih cintaku mulai tumbuh seiring dengan sentuhan-sentuhan saraf tanganku hingga bereaksi terhadap memekku, tegang mengeras siap berttempur. Aq langunsg berinisiatif dengan mengajaknya mencari hotel terdekat. “Hotel xxx” yg letaknya persis dibelakang terminal purwokerto menjadi saksi malam panjangku.

Semua adminitrasi kulunasi. Sampai di kamar hotel kami langsung berpelukan mesra memanggut bibir melepaskan semua belenggu kerinduan kami. Sengaja kuhentikan sejenak untuk mengistirahatkan tubuhku dengan mandi. Selesai mandi kami rebahan di ranjang, dia bercerita tentang dirinya, tentang kepergiannya dari jakarta ke purwokerto (sebagai singger di sebuah pub malam) dan semuanya. Terjatuh hati aq oleh keindahan tubuhnya dan kejujurannya. Hingga tanpa sadar kami berbicara dari hati ke hati tentang isi perasaan hati kami. Kupeluk lembut tubuhnya, kukecup keningnya, bibirnya dan lehernya. Menggelinjang dia ketika kucium tengkuknya, dia mencoba menolak, kutanyakan mengapa…?

“Aq sudah lama sekali tdk berhubungan badan Rio… aq takut nanti setelah kamu menikmati tubuhku kamu akan meninggalkanku…” jawabnya sisertai dengan derai air mata.

Hal itu yg membuatku terperangah, sebab sungguh aq tak punya sedikit bayangan pun tentang itu

“Aq melakukannya sesuai dengan pergerakkan cinta kasihku kepadamu…” jawabku

“Maafkan aq bila kamu tak menginginkannya, sekali lagi maafkan aq…” sambil mengenakan baju yg sempat ku lepas, dia sangat trauma dengan kejadian pada orang yg sangat dia cintai pergi meninggalkannya akan terjadi padanya saat itu.

Kupeluk mesra dia yg masih terus menagis sambil menatap dengan rasa iba kepadaku seolah berharap aq tak akan pergi meninggalkannya. Dalam hati kecilku saat itu terjadi pergolakan antara meilih dia dengan memilih pacarku. Aq masih menunggu untuk memutuskan hal itu.

Kembali kami berbincang-bincang sambil mengeluarkan tawa canda, yg tanpa sadar kejadian itu terulang kembali, kami tak tau siapa yg memulai, kami berdua sudah saling berpelukan dengan bersandar di dinding kamar di dekat cermin besar hotel. Suasana sudah sangat panas untuk dihentikan, bajuku sudah terlepas, dan dengan perlahan baju Tiara dapat kulepas dan rok mininya ku singkapkan ke atas hingga tersisa Bra (34) dan CD nya.

Sejenak dia mendorongku untuk mengehentikanku sambil memandang ke arah mataku dan berkata,

“Apakah kamu melakukan ini gambaran dari rasa sayangmu kepadaku?” katanya.

“Bukannya aq akan menghiburmu, tapi itulah adalah sebuah kenyataan di dalam hatiku, aq menygimu…” bisikku di telinganya sambil memeluknya.

“Akhirnya kebahagiaanku terulang lagi Rio…” jawabnya lirih.

Aq tak memperdulikan lagi pertahanannya, karena otak mesumku sudah mendominasi seluruh isi kepala. Perlahan-lahan pula pertahanannya mulai mengendur, hingga aq dapat dengan leluasa menjamah tubuh mulus ini. Perlahan ku lepas Bra nya, hanya sekali sentuh lepas sudah pengaitnya. Kubuka perlahan-lahan satu bagian dari buah dadanya, kucium lembut dan bergerak melingkari buah dadanya dengan lidah nakalku, hingga pada akhirnya mendapatkan sebuah puting yg sudah menyembul keras dan padat sekali buah dadanya. Kuhisap lembut sambil memainkan lidah di dalam mulutku, kucupang sekeliling puting susunya hingga meninggalkan bercak merah yg sangat banyak.

Ingin Daftar Permainan Games Judi Online Silahkan Saja Klik Dibawah Ini :


Perlahan sekali aq bergerak ke arah buah dada yg satunya. Kusingkap Bra nya hingga sekarang terpampanglah sepasang buah dada dengan ujung berwarna coklat, putih bersih dan kencang. Sungguh menggairahkan, memekku sudah sangat tegang mengeras. Memang sengaja kubuat tempo yg lambat, sebab tdk ingin malam ini berakhir. Bagian buah dadanya adalah bagian yg sangat kusuka dalam bercinta, kubuat cupang yg banyak di kedua buah dadanya.

“Aaaahhh… aaahhhh ssshhh… aaahhhh yyaaahhhhh…” desahnya.

“Kurang keras Riiooooooo….!” sambil tanganya meremas tanganku dengan kencang.

Aq mulai mengeraskan tempo permainanku, disertai dengan gigitan-gigitan kecil pada kulit mulusnya, aq membiarkan semuanya berjalan dengan keadaan hati dan emosiku. Nafsuku mulai melambung tinggi, dengus nafsu birahi mulai nampak, itu bearti aq sudah menjadikan diriku sendiri bergerak bebas ekspresi bagi seorang yg beraura kerbau mulai tampak. Tubuhku mulai dipenuhi peluh, dengus nafasku mulai memburu.

Terus kukecup buah dadanya sambil memilin-milin putingnya, perlahan aq turun ke arah perut sambil meninggalkan kecup merah di sana sini, menuju ke pusat memeknya, melewati paha mulusnya melumat dengan kecupan dan jilatan dari lidahku. Lalu menuju ke kedua betis dan telapak kaki. Kembali ke atas melewati paha Tiara, hingga sampailah ke memek Tiara yg mengundang gairah… ditumbuhi dengan bulu-bulu lembut. Kuendus bau yg keluar dari memeknya, tak beraoma… ini menandakan bersih dan sehat. Segera kukecup bagian atas dari bulu memeknya, kujilat bagian pinggir dari belahan memeknya.

“Ooohhh.. oohh… nikmat Rioo… nggak tahan….” rintih Tiara
“Aaahhh… oohh…ohhh..” sambil tangannya mencoba membuka lubang memeknya dan mengelusnya.

Kusentuhkan ujung lidahku ke arah lubang memeknya, sedikit demi sedikit mengenai klit nya yg sudah mengeras. Kujilati klit nya sambil sesekali menghisap semua memeknya disertai gigitan kecilku pada klitnya. Kumainkan sesuka hati dan sesuai dengan gerak nafsu. Ku gesek dengan lidah sambil meremas-remas buah dadanya.

Aq sudah tak tahan lagi dengan situasi tersebut, dia ganti membalikanku dan mengerjaiku dengan posisi tubuh terlentang. . Dia menjelajahi sekujur tubhku, hingga kelemahanku berhasil ditemukan olehnya, puting susuku di jilatinya dan dihisapinya hingga membuatku menggelinjang kenikmatan. Kubalikkan kembali dia, kuacungkan batang penisku ke arah mulutnya untuk di disepongnya.

“Clupp.. cluupp.. clupp.. cplokk..cplokkk…”suara sepongannya.

Basah sudah batang penisku dan memeknya. Kutindih tubuhnya, dia memejamkan mata pasrah menantikan sodokkan batang penisku. Kucoba sodokkan tanpa bantuan tangan dan… tdk berhasil. Kenapa ini…? Sempa aq berfikir, masih perawankah…? Sulit sekali memasukkan batang penisku ke dalam lubang memeknya yg tertutp rapat. Aq bertanya kepadanya,

“Lubangmu rapat sekali, apa kamu masih perawan…? tanyaku.

“Bukan Rio.. aq sudah hampir setahun tdk disentuh laki-laki, aq trauma….” jawabnya

Mungkin dia masih trauma dengan kejadian dengan cowoknya yg pergi meninggalkannya setelah menikmati tubuhnya.
Akhirnya dengan bantuan pelicin yg aq tambahi, dan dengan kubuka lubang vagiananya, berhasil masukkan batang penisku. Seperti di cengkram, sesak, dan sangat menggigit, ini mungkin pengaruh dari lamanya dia tdk berhubungan intim.

“Slekk.. sleekk.. slekkk… blhessss…” akhirnya masuk semua batang penisku ke dalam lubang memeknya.

Kucoba meyodoknya perlahan-lahan supaya dia tdk kesakitan dan beradaptasi.

“Clekk.. clekk.. clekk.. clekkk.. clekkk…”

“Clokk.. clokk.. clokk.. clokkk..” suara dari memeknya.

“Ooohhh… oohhh… terus Rioo.. oohhh… nikmaattttt… ooohhhh…” desahnya.

Benar-benar mencengkram sekali lubang memeknya, sampai di ditarikpun bukan batang penis yg bergerak, tetapi kulit batang penisku yg bergerak oleh karena kuatnya cengkraman lubang kemaluannya.

Setelah beberapa lama kami bersetubuh, ada seseuatu tekanan yg besar dari dalam perut bawahku, bergerak perlahan mencoba untuk menyembur keluar melalui batang penisku. Kucabut batang penisku dari lubang memeknya dan tahan dengan pernafasan dalam agar pejuhku tdk jadi keluar. Kumasukan lagi batang penisku ke dalam lubang memeknya, kugerakkan pinggulku dan hentakkan yg cukuk kencang hingga tubuhnya teguncang-guncang dan buah dadanya bergerak ke atas kebawah, hal ini justru membuat nafsuku semakin melambung. Aq sudah tak tahan lagi, tempo gerakanku kupercepat, cepat sekali hingga ranjang tempat kami bersetubuh berguncang.

“Clekk.. clekk.. clekk.. plokk.. plokk.. plokk…”

“Ooohhhh… oohhhh… Rioo…. aaaghhh… Riooo… teruss … Riooo… aq mau keluar… ooohhh… oohhh…!” keras sekali erangannya. Rupanya meraih orgasme.

“Aaaaghhh…. aahhhh… sayangggggg… aq mau keluarrr… aaghhhh.. ooohhhh….!” Kucabut batang penisku, lalu mengocoknya di atas buah dadanya;.

“Crett.. crettt… crettt.. crreetttt.. serr.. seeerrrr….”

Tergeletak aq di sampingnya dengan nafas terengah-engah dan peluh yg bercuruan, banyak sekali pejuh yg menyembur di tubuhnya. Kulirik dia yg juga kecapaian, tangannya meratakan semua pejuh yg kusemburkan di atas buah dadanya. Dia bangkit dari tidurnya, lalu menindihku sambil memasukkan sisa pejuh yg masih berada di jari-jarinya ke mulutnya, lalu mencomot lagi pejuh di dadanya, lalu memasukkan kemulutku, hangat dan tak terasa.

Direbahkan kepalanya di atas dadaku sambil mendekap tubuhku. Kukecup dia sambil berbisik,

“Makasih sayang…!”

“Kok disemburin di luar…?” tanyanya.

“Emang kenapa sayang..?” balik aq bertanya.

“Kan sayang kalau di disemburin di luar…” jawabnya.

Aq hanya tersenyum, lalu persetubuhan berikutnya aq tak pernah menyemburkan pejuhku di luar, kusemburkan pejuhku di dalam lubang memeknya.

Kami berdua mandi bersama, lalu ngbrol lagi dan kami bersetubuh lagi. Kami tidur kira-kira jam 3 pagi, dua kali kami melakukan pertubuhan dan tiga kali di esok harinya sampai sore, seharian kami bugil hanya ditutupi selimut, keluar membeli makanan dan minuman. Kami berjanji untuk terus bersama sampai waktu memisahkan kami. Kami saling meyaygi dan berurai air mata ketika aq akan kembali ke bandung, dia takut untuk ditinggalkan dan berat mengantar kepergianku ke terminal. Tapi aq harus kembali ke bandung untuk menuntaskan sekolahku dan berjanji untuk menelfonnya dia begitu sampai bandung.

Malam harinya setelah aq tiba di bandung, sesuai janjiku akan menlfonnya, lalu kucoba menelfonnya hotel tempat dia tinggal, tapi jawab operatornya Tiara sudah pindah tempat. Bagai disamabr petir disiang hari, aq sangat kaget, dia yg ingin aq tdk meninggalkannya, tapi dia hilang tanpa ada jejak tempat tinggal, tanpa pesan. Lalu apa arti cinta dan sayangnya selama ini, apa arti air matanya yg menetes di dadaku, apa arti janji setianya, dan apa arti semua kelakuan kami. Hal itu yg sampai saat ini menjadi pertanyaan di dalam hari-hariku.

Tiara, bila kamu membaca kisah kita ini tolong beri jawaban kepadaku, aq tdk akan menemuimu bila itu yg kamu inginkan, tapi jawab apa arti semua ini. Bila aq laki-laki yg tdk bertanggung jawab, aq tdk akan memikirkan tentangmu karena aq sudah menjamah tubuhmu. Sayangnya aq bukan tipe laki-laki seperti itu. Sebelum tercipta banyak kenangan indah cukuplah kita mengakhiri semua ini. Maafkan aq Tiara dan maafkan pacarku karena sudah menghianatimu, tapi kamulah yg keluar sebagai pemenang untuk menemaniku mengarungi kehidupan sampai akhir hayat. 

Demikianlah Untuk Artikel Yang Saya Buat Dalam Cerita SEX Cinta Di Daerah Purwokerto Semoga Anda Semuanya terhibur..Terima kasih


Silahkan Klik langsung Di Bawah Ini : 

Bonus PromoNew Member 10%
 qqdomino

Bonus Referral Hingga 20%
 kiukiudomino

Facebook

Advertising

Histats