JANDA MONTOK YANG BERMAIN API

InfoCeritaVovo - Janda Montok Yang Bermain Api - Siang itu panas panasnya terik matahari dimana ada janji dengan clientku waktu sangat berlalu dengan cepat dimana jam menunjukan pukul 12 siang mungkin kalau aku sampi kantor pasti pada sepi karena pada makan siang di luar kantor, kemudian dari dai pada aku begong sendirian dikantor mending aku menuju ke kantor istriku Tary dimana istriku bekerja sebagai wiraswasta di daerah Tomang.

Janda Montok Yang Bermain Api

Pada Janda Montok Yang Bermain Api


Oww Mas Tommy tumben dating kemari mas ?? “Filia bertanya denganku dia adalah seketaris Tany.

“Sepi amat..? udah pada istirahat..?”sahutku sambil melangkah masuk kantor yang tampak sepi.

“Mmm Tany ke customer sama pak Darmo, Liliek dan Tarjo nganterin barang dan katanya Tany

sekalian meeting dengan customer sukri lagi Filia suruh beli makan siang, tunggu aja mas diruangan Tany..”celoteh Filia yang berjalan di depanku memperlihatkan pantatnya yang montok bergoyang seirama dengan langkah kakinya.

Aku masuk ke ruangan Tany, kujatuhkan pantatku ke kursi direktur yang empuk

Dalam hati aku mengutuk habis-habisan, atas kesialanku hari ini malah sampe disini, ketemu ama Filia oh ya Filia sebenarnya adalah sahabat Tany waktu kuliah, janda beranak 2 ini diajak kerja istriku setelah setahun menjanda.

Orangnya cantik, ramah cuma sebagai lelaki aku kurang menyukai karakternya terutama dandanannya yang selalu tampak menor, dengan tubuhnya yang montok tetenya gede sebanding dengan pantatnya yg juga gede.

Pokoknya bukan type wanita yg kusukai dan menurutku kulitnya terlalu putih jadi tampak kaya orang sakit-sakitan walaupun kata Tany.

Filia orangnya sangat cekatan dan sangat doyan kerja alias rajin Kubuka laptopku dan kunyalakan kucari-cari file yang kira-kira bisa menemaniku disini daripada aku hrs ngobrol sama Filia, yang menurutku bukan temen ngobrol yang asyik wow di kantong tas laptopku terselip sebuah CD wiih DVD bokep punya Rudy ketinggalan disini lumayan juga buat ngabisin waktuku nungguin Tany.

Mmmm Asia Carera lumayan bikin ngaceng juga setelah kira-kira setengah jam melihat aksi seks Asia Carera melawan aksi kasar Rocco Si fredi

“Ooo.. ooo.. mas Tommy nonton apa tuuuh sorry mas Tommy mau minum apa..? panas, dingin hi..hi.. pasti sekarang lagi panas dingin kan..?”suara Filia bagaikan suara petir disiang bolong dengan nada menggodaku

“Ah kamu bikin kaget aja ngg dingin boleh deh mm ga ngrepotin neeh..?”sahutku sambil memperbaiki posisiku yang ternyata dari arah pintu, layar laptopku keliatan banget sial lagiiii. aahh masa bodo laahh toh Filia bukan anak kecil.. Filia masuk ruangan lagi sambil membawa 2 gelas es jeruk..

“Mas Tommy boleh dong Filia ikutan nonton mumpung lagi istirahat kayanya tadi ada Rocco sifredi yak..?”kata Filia sambil cengar cengir bandel..

“ha kamu tau Rocco Sifredi juga..?”tanyaku spontan agak kaget juga, ternyata wanita yang tiba-tiba kini jadi tampak menggairahkan sekali di mataku, tau nama bintang film top bokep Rocco Sifredi

“Woo bintang kesayangan Filia tuuuh..”sahut Filia yang berdiri di belakang kursiku

“Kamu sering nonton bokep..?”tanyaku agak heran sebab Filia setelah menjanda tinggal dg orang tuanya dan rumahnya setahuku ditinggali banyak orang

“Iya tapi dulu waktu masih sama “begajul”itu..”sahut Filia enteng dan membuatku ketawa geli mendengar Filia menyebut mantan suaminya yang kabur sama wanita lain Suasana hening tapi tak dapat dielakkan dan disembunyikan nafas kami berdua sdh tak beraturan.

Bahkan beberapa kali kudengar Filia menghela nafas panjang ciri khas wanita yang hendak mengendorkan syaraf birahinya yang kelewat tegang dan beberapa kali kudengar desisan lembut.

Seperti luapan ekspresi yang kuartikan Filia sudah larut dalam aksi para bintang bokep di layar monitor Sementara keadaanku tak jauh beda.. celanaku terasa menyempit desakan batang kemaluanku di selangkangan yang mengeras sejak setengah jam yang lalu, mulai menyiksaku dalam kondisi seperti ini biasanya, aku melakukan onani di tempat.

Tapi kali ini masak onani di depan Filia..? ampuuuunn siaal lagiii..!

“Kamu suka Rocco Sifredi..? memang suka apanya..?”tanyaku memulai komunikasi dengan Filia yang desah napasnya makin memburu tak beraturan dan sesekali kudengar remasan tangannya seolah gemas pada busa sandaran kursi yang kududuki

“Mmm hhh.. apanya yak..? iih mas Tommy nanyanya sok ga tau..”sahut Filia sambil mencubit pundakku entah siapa yang menuntun tanganku untuk menangkap tangan Filia yang sedang mencubit mmm Filia membiarkan tanganku menangkap tangannya

“Kamu ga cape, berdiri terus duduk sini deh..?”kataku sambil tetap menggenggam tangan Filia, kugeser pantatku memberi tempat untuknya, tapi ternyata kursi itu terlalu kecil untuk duduk berdua, apalagi untuk ukuran pantat Filia yang memang gede

Ingin Daftar Permainan Games Judi Online Silahkan Saja Klik Dibawah Ini :


“Pantat Filia kegedean sih mas”kata Filia sambil matanya melempar kerling aneh, yang membuat darahku berdesir hebat, akhirnya Filia menjatuhkan pantatnya di sandaran tangan.. oooww aku dihadapkan pada paha mulus yang bertumpangan muncul dari belahan samping rok mininya dan entah sejak kapan kulit putih ini menjadi begitu menggairahkan dimataku..?

Kembali perhatian kami tercurah pada aksi seks dilayar laptop sesekali remasan gemas tangan lembutnya pada telapak tanganku terasa hangat dimana tangan kami masih saling menggenggam dan menumpang diatas paha mulus Filia

“Iiih Gila Filia sudah lama enggak nonton yang begini..”kata Filia mendesah pelan seolah bicara sendiri.. menggambarkan kegelisahan dan kegalauan jiwanya

“kalo ngerasain..?”tanyaku menyahut desahannya tadi

“Apalagi”jawabnya pendek serta lirih sambil matanya menatapku dengan tatapan jalang yang bisa kuartikan sebagai tantangan, undangan atau sebuah kepasrahan, lembut tangannya dan diikuti tubuh montoknya kini pantat montok Filia mendarat empuk di pangkuanku sedangkan tanganku melingkar di pinggangnya yang ternyata cukup ramping tak berlemak Iblis dan setan neraka bersorak sorai mengiringi pertemuan bibir kami.

Kemudian saling mengulum dan tak lama lidah kami saling belit di rongga mulut mmm tangan Filia melingkar erat di leherku dengan gemetaran kulayani serangan panas janda cantik berumur 32 tahun ini seolah ingin memuaskan dahaga dan rindu dendamnya lewat aksi ciuman panasnya

Tanganku memang dari dulu trampil memainkan peran jika dihadapkan dengan tubuh wanita menelusup ke balik blazer hitam yang dikenakan Filia dan terus menelusup sampai menyentuh kulit tubuhnya sentuhan pertamaku pada kulit tubuhnya membuat Filia menggeliat resah dan menggerang gemas rangkulan tangannya semakin erat di leherku.

Sementara ciuman bibirnya juga semakin menggila mengecupi dan mengulumi bibirku tanganku mulai merambah bukit dadanya yang memang luar biasa montok, yang jelas diatas cup B sebab buah dada Tany istriku yang ber bra 36B jauh tak semontok buah dada Filia Tiba-tiba Filia meronta keras, saat tanganku meremas lembut buah dadanya yang mengeras akibat terangsang birahi tinggi.

“Ooohh mas Tommy suudaah mas hhh.. hhh jangan mas, Filia ga mau menyakiti Tanyhh ooohh..”kalimat diantara desah nafas birahi ini tak kuhiraukan dan rontaan kerasnya tak berarti banyak buatku tanganku yang melingkar di pinggangnya tak mudah utk dilepaskannya

“Ada apa dengan Tany..? ga akan ada yang merasa disakiti atau menyakiti selama ini jadi rahasia ayo sayang waktu kita tak banyak nikmatilah apa yang kamu ingin nikmati”bisikku lembut di sela-sela aksi bibir dan lidahku di leher jenjang berkulit bersih milik janda cantik bertubuh montok ini

“Ampuuun mas, oooww Filia ga tahaaan hh..hh ssshhh”rengek Filia memelas yang tak mampu membendung gelegak birahi yang mendobrak hebat pertahanannya Blazer hitam yang dikenakan Filia sudah teronggok dibawah kursi putar yang kami gunakan sebagai ajang pergulatan dibalik blazer hitam

Tubuh montok berkulit putih mulus itu hanya mengenakan penutup model kemben berbahan kaos, sehingga dari dada bagian atas sampai leher terbuka nyata bergetar syahwatku menyaksikan pemandangan ini buah dadanya yang montok dengan kulit putih bersih. mulus sekali sehingga urat-urat halus berwarna kebiruan tampak dipermukaan.

Buah dada montok yang sedang meregang nafsu birahi itu tampak mengeras, memperlihatkan lembah yang dalam di tengahnya tampak bergerak turun naik seirama dengan nafas birahinya yang mendengus-dengus tak beraturan iihh menggemaskan sekali.. woow.. bukan main..! begitu tabir berbahan kaos warna orange itu kupelorotkan ke bawah.. muncullah keindahan yang menakjubkan dari sepasang bukit payudara yang asli montok dan sangat mengkal, hanya tertutup bra mini tanpa tali, sewarna dengan kulit mulusnya.

“Oooohh.. maaasss..?”desahnya lirih ketika tabir terakhir penutup payudaranya meninggalkan tempatnya dan secara refleks Filia menyilangkan kedua tangannya di depan dadanya, tapi dimataku.

Adegan itu sangat sensual.. apalagi dengan ekspresi wajahnya yang cantik sebagian tertutup rambutnya yang agak acak-acakan matanya yang bereye shadow gelap menatapku dengan makna yang sulit ditebak.

“Mas.. janggaaan teruskan Filia takuut Tany datanghhh hhh “bisiknya dengan suara tanpa ekspresi tapi aku sdh tak mampu mempertimbangkan segala resiko yg kemungkinan muncul lembah payudara Filia yang dalam itulah yang kini menggodaku maka kubenamkan wajahku ke dalamnya lidahku terjulur melecuti permukaan kulit halus beraroma parfum mahal kontan tubuh bahenol di pangkuanku itu menggelepar liar, spt ikan kehilangan air, ditambah amukan janggut dan kumisku yang sdh 2 hari tak tersentuh pisau cukur.

“Ampuuuunnn maaass. iiiihhh gellliii aaahh mmmssssshhh.. ooohh”rengek dan rintihannya mengiringi geliat tubuh indah itu wooow jemari lentiknya mulai mencari-cari. dan menemukannya di selangkanganku bonggolan besar yang menggembungkan celanaku diremas-remas dengan gemas sementara aku sedang mengulum dan memainkan lidahku di puting susunya yang sudah menonjol keras berwarna coklat hangus tanganku menggerayang masuk kedalam rok mininya yg semakin terangkat naik kudapatkan selangkangan yang tertutup celana dalam putih dan kurasakan pada bagian tertentu sudah basah kuyub.

Filia tak menolak ketika celana dalam itu kulolosi dan kulempar entah jatuh dimana Filia mengerang keras dengan mata membelalak, manakala jariku membelah bibir vaginanya yang sudah sangat basah sampai ke rambut kemaluannya yang rimbun bibir cantik yang sudah kehilangan warna lipsticknya itu gemetaran layaknya orang kedinginan terdengar derit retsluiting.

Ternyata jemari lentik Filia membuka celanaku dan menelusup masuk kedalam celana kerjaku kulihat matanya berbinar dan mulutnya mendesis seolah gemas, ketika tangannya berhasil menggenggam batang kemaluanku sesaat kemudian batang kemaluanku sudah mengacung-acung galak di sela bukaan retsluiting celanaku dalam genggaman tangan berjari lentik milik Filia makin lebar saja mata Filia yang menatap jalang ke batang kemaluanku yang sedang dikocok-kocoknya lembut

Aaaah mass Tommyy mana mungkin Filia sanggup menolak yang seperti ini hhhh. ssss.sssshhh lakukan mas.. oohhh toloong bikin Filia lupa segalanya mas Filia ga tahhaan”kalimatnya mendesis bernada penuh kepasrahan, namun matanya menatapku penuh tantangan dan ajakan.

Kurebahkan tubuh montok Filia di meja kerja Tany yang lebar setelah kusisihkan beberapa kertas file dan gelas minum yang tadi ditaruh Filia diatas meja itu. sementara laptopku masih terbuka dan adegan seks dilayar monitornya.

Sementara jari tengahku tak berhenti keluar masuk di liang sanggama Filia yang sangat becek mungkin benar kata orang, cewek yang berkulit putih cenderung lebih basah liang sanggamanya seperti halnya Filia, cairan liang sanggamanya yang licin kurasakan sangatlah banyak sampai ada tetesan yang jatuh di atas meja.

Filia sudah mengangkangkan kakinya lebar-lebar menyambut tubuhku yang masuk diantara kangkangan pahanya, aku berdiri menghadap pinggiran meja, dimana selangkangan Filia tergelar tubuh Filia kembali menggeliat erotis disertai erangan seraknya ketika palkonku mengoles-oles belahan vaginanya.

Sesekali kugesek-gesekan ke clitorisnya yang membengkak keras sebesar kacang tanah yang kecil.. bukit vaginanya yang diselimuti rimbunnya rambut kemaluan yang tercukur rapi.

Demikian Untuk Artikel Yang Saya Buat Pada Janda Montok Yang Bermain Api Semoga Anda Dapat Terhibur 


Silahkan Klik langsung Di Bawah Ini : 

Bonus PromoNew Member 10%
 qqdomino

Bonus Referral Hingga 20%
 kiukiudomino

CERITA HOT SI TUKANG PIJET

InfoCeritaVovo - CERITA HOT SI TUKANG PIJET - 3 hari yg lalu,tubuhku terasa lelah sekali. Akhirnya aqu memutuskan untuk beristirahat. Pagi hari sengaja aqu tak bekerja. Toh juga masih ada assistenku yg bisa meng-handle pekerjaan,pikirku. Walaupun mencoba ebristirahat,namun tubuh terasa kaqu dan capek. Akhirnya sesudah berpikir lama,aqu teringat dgn kata kawanku. Dia mempunyai seorang kenalan yg berprofesi pemijat panggilan. Ahh…tak apalah,pikirku. Daripada aqu ke tempat pijat,aqu juga lagi malas keluar. Akhirnya,sesudah menghubungi kawanku dan meminta tolong kepada dia,pemijat itu datang kerumah dgn diantar kawanku tadi. Semula aqu mengira bahwa pemijat itu adalah mbok2 yg sudah tua. Namun ternyata aqu salah… Pemijat itu lebih muda dari perkiraanku.

CERITA HOT SI TUKANG PIJET

Dalam Pada Cerita Hot Si Tukang Pijet



“Bro…ini Mbak Riyani. Tukang pijat langganan nyokap aqu. Pokoknya lo bakalan rileks deh. Tarifnyalo tanya sendiri ke orangnya ya. Aqu cuman nganterin doank kesini. Tar kalo udah selesai,lo antersendiri dia pulang atau lo kasih ongkos.”,jelas kawanku. “Oke. Sip.. Tengkyu ya.”,jawabku.

Sepeninggal kawanku,kupersilahkan Mbak Riyani ini untuk langsung ke kamarku. Tempat dimana aqu dipijat nantinya. Mbak Riyani sudah membawa minyak sendiri rupanya.

“Mbak Riyani,biasa dibayar berapa sama ibunya temen aku untuk pijat?”,tanyaqu sembari mulai menanggalkan pakaian.
“Panggil Mbak Riyani aja,Mas. Biasanya sih rata-rata 50rb,Mas.”,jawabnya.
“Ohh…iya.. Aku kira tadi yg mijat tua lho. Mbak Riyani ini keliatannya masih muda ya..”,ujarku.
“Bisa aja,Mas. Ya umur aku sekitar 29 tahun ini. Terima kasih kalau dibilang masih muda.”,jawabnya.

Ya…Mbak Riyani ini memang diusianya yg ke-29,masih tampak muda. Kulitnya nampak masih kencang. Aqu mulai berbaring,dgn cuma mengenakan sepotong celana kolor. Mbak Riyani mulai melumuri kakiku dgn minyak. Sesudah melemaskan beberapa sendi,Mbak Riyani mulai memijat dgn pelan. Sembari memijat itu,kami mengobrol agar tak bosan.

“Lho,suaminya Mbak kerja apa? Mungkin kalau cocok bisa aku jadikan sopir di tempat kerja aku. Soalnya aku lagi butuh sopir.”,tanyaqu.
“Aku sudah cerai sekitar setahun yg lalu,Mas. Suami aku nikah lagi.”,jawabnya.
“Ohh…Maaf,aku nggak tahu,Mbak. Namun masih nafkahi anak?”,tanyaqu.
“Belum punya anak,Mas. Jadi aku tinggal cuman sama ibu aku. Mau nggak mau,ya aku jadi pemijat. Karena aku dulu juga pernah bekerja ditempat pijat.”,balasnya.

Sesudah mengobrol basa-basi cukup lama,tak terasa Mbak Riyani sudah selesai memijat bagian belakang tubuhku. Saatnya kini aqu terlentang,agar Mbak Riyani bisa memijat kaki,perut dan dada.

Sesudah terlentang,Mbak Riyani mulai memijat kembali bagian kakiku. Dari bawah,sampai kepangkal paha. Memang benar menurut ilmu Permupengan. Saat tubuh kita merasa rileks,maka si “otong” akan menjadi tegang. Begitu juga sebaliknya. Dan itu kini terjadi padaqu.

Mbak Riyani masih memijat bagian pahaqu. Dari paha bawah sampai ke pangkalnya. Tiba2 kemaluanku menegang. Sebenarnya aqu cukup malu dgn kejadian ini dan berusaha untuk
menutupinya dgn guling,atau apalah agar Mbak Riyani tak mengetahuinya. Namun rupanya,sudah terlambat. Mbak Riyani melirik beberapa kali kearah selangkanganku,kemudian tersenyum kecil.

“Aduhh..Maaf..Mbak..Aku nggak ada pikiran macem2 kok.”,ujarku.
“Nggak apa-apa,Mas. Aku sudah biasa. Memang biasanya begitu. Saat tubuh rileks,beberapa bagian otot akan bereaksi sebaliknya.”,jawabnya.

“Ya…namun aku jadi ngerasa nggak enak. Malu juga.”,jawabku.Mbak Riyani tersenyum. Entah kenapa,pijatan Mbak Riyani terasa lama sekali diarea pahaqu. Bahkan ketika ia mulai memijat pangkal pahaqu dan tak sengaja menyentuh batang kemaluanku walaupun Cuma nyerempet,rasanya beda. Kemaluanku makin berdenyut2 dan mengeras. Mbak Riyani tampak sesekali melirik kemaluanku sembari tangannya terus memijat.

Kemudian,pijatan Mbak Riyani beralih kearea dada dan perut. Saat ia memijat perut,terkadang ia memijat perutku bagian bawah. Terang saja tangannya menyenggol kepala kemaluanku yg sedang berdiri tegak itu. Sepertinya Mbak Riyani cuek saja dan tetap meneruskan memijat. Aqu yg jadi salah tingkah sendiri karena malu,namun juga lama-lama horny.

Mbak Riyani memakai pakaian biasa. Tak minim ataupun kedodoran. Ia memakai rok panjang dgn kaos casual dibagian atasnya. Cukup gaul untuk seorang pemijat.

Beberapa kali tangan Mbak Riyani dgn tak sengaja menyenggol kepala kemaluanku. Kemaluanku tampak menjulang,sesampai celana kolor yg kupakai seaakan terdorong keatas oleh sesuatu. Ya…kesalahanku adalah,saat dipijat aqu tak memakai celana dalam. Agar rileks,pikirku. Ternyata…

Aqupun lama-lama menjadi horny tak karuan. Apalagi ketika Mbak Riyani yg saat itu berada disisi kiriku hendak memijat tangan kananku. Bukannya pindah tempat,ia malah mendorongkan tubuhnya condong kearah tangan kananku,sesampai tubuhnya sesekali terasa bertumpu pada tubuhku. Buah dadanya terasa menekan dadaqu. Semakin horny saja jadinya. Kicoba mengusir rasa horny itu dgn mengajak Mbak Riyani mengobrol. Namun tak berhasil. Bahkan Mbak Riyani bercerita tentang kesulitan ekonomi yg dialaminya saat ini. Katanya ia sedang membutuhkan uang 200rb. Sampai hal2 pribadinya meluncur dari mulutnya.Iseng,otak nakalku bekerja.

“Mbak. Kalo mijit yg kanan,Mbak nggak pindah aja ke kanan?”,tanyaqu.
“Kenapa,Mas ?”,tanyanya balik.
“Emmm…nggak sih. Cuman,kalo Mbak nggak pindah taqutnya malah bikin yg bawah tadi tambah nggak karuan,Mbak.”,balasku sambil bercanda.
“Ohh…Hahaha…Iya,nanti baru pindah kok,Mas. Sekarang Mas nya rileks aja dulu.”,ujarnya.

Gimana bisa rileks kalau si “otong” tegang dan otak jadi ngeres gini? Pikirku… Mbak Riyani tetap dalam posisinya. Malah yg ada,beberapa kali terasa kemaluanku tersenggol dgn seringnya. Karena tak tahan,akhirnya naluri nakalku keluar juga.

“Wahh…si Mbak nggak pindah nih. Jadi tambah berdiri kan tuh. Trus gimana donk. Tubuh aku rileks,namun yg bawah kayaknya nggak rileks tuh,Mbak.”,protesku.
“Ohh…ya Maaf,Mas.”,jawabnya singkat sambil tersenyum.
“Wahh,..harusnya Mbak juga bisa buat rileks dong. Kan katanya biar seluruh tubuh rileks.”,candaqu.
“Dibuat rileks gimana maksudnya,Mas?”,tanya Mbak Riyani.

Sesudah Ssi cukup alot,akhirnya Mbak Riyani berhasil juga kurRiyani. Dgn imbalan 100rb tentunya,cuma BJ. Aqu bisa berpikir seperti itu karena beberapa hal.

Pertama,Mbak Riyani membutuhkan uang. Kedua,sebenarnya aqu tak berpikiran akan mngejak Mbak Riyani exe. Dan Ketiga,Mbak Riyani berwajah cukup manis,dan memiliki buah dada yg woow…toge… Kulitnya kuning langsat,bersih dan kencang.

“Gimana,Mbak? Kalau mau ya,ayo.. kalau nggak mau,ya nggak apa-apa. Pijat biasa aja.”,tawarku.
“Emmm…gimana ya,Mas. Sebenarnya aku nggak pernah begini-beginian. Aku nggak pernah jual diri selama ini. Namun..karena aku butuh uang,dan juga sudah lama ditinggal suami,ya…aku mau deh..”,jawabnya.
“Nah…gitu dong. Ini 100rb ditambah ongkos pijat 50rb,jadi 150rb.”,ujarku sambil menaruh uang ke tepi ranjang.

Ingin Daftar Permainan Games Judi Online Silahkan Saja Klik Dibawah Ini :


Uang pun segera masuk kedalam tas kecil Mbak Riyani. BJ seharga 100rb ? Mahal juga,pikirku. Ahh…namun nggak apa-apa deh.. Sekali-sekali,pikirku. Namun kan yg penting dapet CIM. Akhirnya sesudah sepakat,Mbak Riyani mulai membuka celana kolorku dan melepaskannya. Ia menaruh kolor itu di meja tepi ranjang. Sesudah membersihkan sisa2 minyak ditangannya, tangan Mbak Riyani mulai memijat batang kemaluanku. Nikmat sekali rasanya. Perlahan ia mulai memijit dan mengocok naik-turun. Aqupun meminta Mbak Riyani untuk membuka kaos yg dikenakannya.

Mbak Riyanipun menuruti,dan terlihatlah buah dada itu. Besar,padat,dan kenyal. ( maklum,Mbak Riyani belum turun mesin ). Sembari tangan Mbak Riyani memijat kemaluanku,tanganku juga meremas buah dadanya. Terasa sekali buah dada itu mengencang. Kumainkan putingnya,dan semakin lama puting itu menegang. Mbak Riyani mulai menjilati kepala kemaluanku. Lalu menghisapnya perlahan. Tak lama,kemaluanku pun keluar-masuk didalam mulut Mbak Riyani. Sesekali ia mainkan lidahnya dgn menyapu dari batang sampai kepala kemaluanku. Lembut sekali BJ dari Mbak Riyani. Aqu benar-benar sangat horny sekali waktu itu. Sesekali,kuremas bokong Mbak Riyani yg masih tertutup rok panjangnya.
“Mbak,boleh aqu pegang bokongnya dari dalem aja ?”,tanyaqu.

Mbak Riyani menganggguk sambil terus menghisap kemaluanku. Kuremas-remas bokongnya.Lumayan,dan yg penting tak tepos. Tanganku semakin nakal. Kuselipkan jariku dan membelai belahan bokongnya. Sesekali kusenggol pelan kemaluannya. Terasa sekali bulu jembi Mbak Riyani bersentuhan dgn jariku.

“Mbak,memeknya aqu mainin boleh kan?”,tanyaqu.
“Boleh,Mas. Asal pelan-pelan aja ya. Dan jangan lama-lama,Mas”,jawabnya.

Aqupun langsung menyelipkan jari-jariku kedalam cd Mbak Riyani. Mbak Riyani tampak sedikit membuka selangkangannya. Kubelai pelan bibir kemaluannya. Lalu kuelus-elus klitorisnya. Mbak Riyani tampaknya mulai bernafsu. Terdengar beberapa kali ia menahan nafas. Jari tanganku mulai semakin badung.

Kumasukkan jari tengahku pelan-pelan kedalam lubang kemaluan Mbak Riyani. Kemaluan itu basah. Rupanya sudah terangsang. Bless… Hangat sekali kemaluan Mbak Riyani. Aqu menggerakkan jariku keluar-masuk dgn perlahan.

“Mpphh…Mpphh….”,desah Mbak Riyani dgn pelan.

Rupanya karena memang terlalu horny,aqu hendak ejaqulasi terlebih dahulu. Sekitar 15 menit berselang,kemaluanku terasa berdenyut tak karuan. Mbak Riyani terus menghisap kemaluanku. Sembari tangan kanannya mengocok batang kemaluanku.

“Mbak…Mau keluar nih…Ohhh…”,ujarku..
“Keluarin aja,Mas. Di mulut aku. Keluarkan semua…Mpphhh….”,jawabnya.

Mbak Riyani terus saja mengeluar-masukkan kemaluanku didalam mulutnya. Lama-lama tak bisa kutahan. Hisapan Mbak Riyani terlalu nikmat.

CROOT…CROTT..CROOT….Air maniqu muncrat didalam mulut Mbak Riyani. Beberapa kali semburan,nampaknya cairan kental itu memenuhi rongga mulut Mbak Riyani.

“Mpphh….Mppphhh….Mpphhh…”,desahnya seiring dgn muncratnya air maniqu.

Tangan Mbak Riyani tampak mengocok beberapa kali saat lahar panasku muntah. Nikmat sekali rasanya… Luaaar Biasaaa…

Rupanya air maniqu itu ditelan Mbak Riyani. Tampak sesudah ia menelan air maniqu,ia masih saja menghisap dan menjilati kepala kemaluanku sampai tak ada lelehan air mani yg keluar. Mbak Riyani terus menghisap sampai kemaluanku mulai melemas,lalu ia sudahi acara menghisap itu.

Aqu masih juga belum memakai celanaqu. Sengaja kubiarkan diriku telanjang. Mbak Riyani sepertinya juga menikmati kegiatan tadi. Lalu,sesudah beberapa menit ia beristirahat,ia kembali memijat. Dgn aqu yg masih telanjang,dan ia telanjang bagian atasnya. Sejam berlalu,kemaluanku malah menegang kembali. Namun kali ini Mbak Riyani membisikkan sesuatu padaqu.

“Tegang lagi ya,Mas ? Yg tadi kurang?”,tanya dia.
“Iya..kurang kayaknya. Hahaha… Namun biarin deh,nggak apa-apa,Mbak.”,jawabku.
“Nggak apa-apa,Mas. Kalau Mas mau nambah lagi,aku mau kok. Nggak Cuma ngemut aja,Mas. Langsung main.”,ujarnya.
“Namun…nambah lagi bayarnya?”,tanyaqu.
“Nggak,Mas. Gratis. Karena aku daritadi juga sudah pingin. Aku coba tahan2 pas ngemut tadi lama- lama aku kepingin juga,Mas. Sudah lama nggak ngerasain rasanya itu,Mas.”,jelasnya sambil menunjuk kemaluanku yg mulai menegang kembali.
“Beneran nih,Mbak?”,tanyaqu memastikan.
“Beneran,Mas. Anggap saja sebagai bonus. 100rb cuma ngemut rasanya aku nggak enak juga. Jadi kali ini,main namun nggak perlu bayar,Mas. Karena aku juga kepingin.”,terangnya.

Dan akhirnya…tanpa menunggu lama,kami melaqukan pelampiasan nafsu saat itu juga. Mumpung rumah lagi sepi,pikirku. Dari cerita sebelumnya,sesudah Bj dahsyat yg membuatku Crot itu,Mbak Riyani rupanya terangsang. Sesudah beristirahat satu jam ( ane yg istirahat,Mbak Riyani tetep mijit tubuh ane namun nyantai ),Mbak Riyani yg melihat kemaluanku kembali tegang,malah menawarkan exe gratis. Tentu saja tak kutolak. Toh,,berdasarkan kabar dari kawanku itu,Mbak Riyani memang orangnya bersih dan sehat. Selain bahenol tentunya.

“Rumahnya sepi kan,Mas ? Nanti taqutnya pas neak lagi gituan,ada orang.”,tanyanya.
“Sepi kok. Nanti sore baru pada pulang. Jadi tenang aja,Mbak.”,jawabku.

Mbak Riyani mulai melepas rok panjang yg dipakainya. Lalu celana dalam berwarna biru muda yg dikenakannya pun ikut dipelorotkannya. Ditaruhnya di tepi ranjang.

“Mbak,diemut lagi ya. Biar makin tegang dulu.”,pintaqu.

Mbak Riyani mengangguk pelan sambil tersenyum. Kemudian ia mulai menghisap kemaluanku kembali. Posisi masih sama seperti tadi. IA bersimpuh disisi kiriku dgn kepala menghadap kekemaluanku dan selangkangannya menghadap kearahku. Mbak Riyani membuka kedua pahanya. Nampaklah kemaluan yg daritadi belum kulihat ini. Jembinya tak lebat. Rapi. Dan kemaluannya itu tak berwarna hitam atau gelap. Malah bisa kubilang bersih. Aqupun mengarahkan tanganku ke kemaluan Mbak Riyani. Kuleus-elus bibir kemaluannya. Sesekali kumainkan klitorisnya yg tampak menegang itu. Dan kumasukkan jariku kedalam lubang kemaluannya. Keluar-masuk kugerakkan jariku sampai kemaluan Mbak Riyani mulai basah. Dan itu membuatnya mendesah. Kali ini desahannya lebih kencang dari pertama.

“Aghhh…Ya..Mas…Teruuss….Mppphh….”,rintihnya sembari mengemut kemaluanku. Dua jari kumasukkan kedalam lubang itu. Mbak Riyani semakin merintih.
“Oghhh…Masss…Teruuss…Mas…aghhh…”,erangnya.

Aqu terus memainkan jariku di area kemaluan Mbak Riyani. Mbak Riyani tampak sibuk menghisap kemaluanku sambil sesekali mendesah. Kemaluanku sudah mengeras,begitu juga kemaluan Mbak Riyani yg sudah basah.

“Sekarang aja,Mbak.”,ajakku.

Mbak Riyani menyudahi hisapannya,lalu segera beranjak untuk duduk di atasku. Ia menduduki selangkanganku. Perlahan digenggamnya batang kemaluanku dan dimasukkannya kedalam kemaluannya. Dgn sedikit tekanan,akhirnya kemaluanku terbenam didalam kemaluan Mbak Riyani. Kemaluan Mbak Riyani walaupun basah namun terasa peret. Perlahan,Mbak Riyani mulai bergerak menggoyg tubuhku.

“Aghh…Aghhh….”,rintihnya sembari bergoyg naik-turun.

Buah dadanya terlihat mengikut gerakan tubuhnya. Kuraih buah dada itu dan kuremas-remas. Sesekali kumainkan putingnya yg menegang.Mbak Riyani terus bergoyg,bahkan gerakannya sesekali memutar pinggulnya.

“Ohh…ya..Mbak…Teruss..Mbak…”,rintihku.

Kuangkat tubuh bagian atasku,sampai posisi Mbak Riyani kini kupangku. Sembari menikmati goygan Mbak Riyani,aqu menghisap puting buah dadanya. Kujilati dgn penuh nafsu. Mbak Riyani melingkarkan tangannya di pundakku.

“Oghhh…Ya..Masss….Enaak..Mass…Aghhh…”,erangnya.

Beberapa menit berselang,kuminta Mbak Riyani untuk nungging. Ia pun menuruti. Sesudah nungging,aqu pun mulai menancapkan kemaluanku kedalam kemaluannya dari belakang.“Ughhh….”,rintihnya kala kemaluanku membelah kemaluannya.

Aqu mulai bergerak maju-mundur dgn pelan. Sesekali kucoba untuk menepuk pelan bokong Mbak Riyani yg besar dan bulat itu.

“Aghh…Teruuss…Masss…Aghhh….Lebihh..cepaat…Masss…”,rintihnya.Kupercepat gerakanku. Tanganku berpegangan di pinggulnya. Dan tak lama kemudian.“Mass…Aqu keluaarr..Mass…Aghh….Aghhhhh…”,erangnya.Kepala Mbak Riyani tak lagi mendingak keatas,melainkan kebawah. Tubuhnya menggelinjang kecil. Jarinya tampak meremas bantal.
Rupanya Mbak Riyani orgasme. Terasa sekali waktu orgasme itu,kemaluan Mbak Riyani seperti mencengkeram kemaluanku dan memijat-mijatnya. Jadi kuhentikan gerakanku sejenak. Sesudah orgasme nya terlihat mereda,aqu kembali bergerak. Mbak Riyani tetap saja mendesah tak karuan.“Mppphh….Mpphhh…Mas….Ohh….”,erangnya.Aqu terus menusuk kemaluan Mbak Riyani dgn kemaluanku. Buah dadanya menggantung bebas dan bergerak seirama dgn gerakan tubuhnya saat kugenjot. Cukup lama dgn doggy,kuminta Mbak Riyani untuk terlentang. Mbak Riyani segera membalikkan tubuh dan berbaring terlentang. OA membuka kedua pahanya. Tampak sekali kemaluan itu memerah dan basah. Klitorisnya menegang. Kugesek-gesekkan perlahan kepala kemaluanku dibibir kemaluannya. Lalu kumasukkan perlahan. Kutekan kemaluanku semakin dalam. Mbak Riyani tampak memejamkan matanya.

Kemudian aqu memompa kemaluanku didalam kemaluan Mbak Riyani. Aqu bergerak maju-mundur.Kutaruh kedua kaki Mbak Riyani bertumpu pada kedua bahuku. Kugoyg tubuh sintal itu dgn cepat.

“Aghhh…Aghhh..Teruss…Masss….Ahhh….”,rintihnya dgn mata terpejam.Lalu kuturunkan kakinya,dan kemudian dilingkarkannya di pinggangku. Seakan membantuku mendorongkan
kemaluanku kedalam kemaluannya. Tangannya menggenggam lenganku. Sesekali,kujilati puting buah dadanya. Dan beberapa menit kemudian..“Teruuss,,,Mass…Aghhh…Aqu mau…keluaar lagiiihh…Aghhh…Masss…”,erangnya dgn keras.

Dan benar saja,beberapa detik kedepan,Mbak Riyani orgasme. Matanya terpejam dgn mulut mengeluarkan rintihan panjang. Kakinya menekan pinggangku sampai gerakanku terhenti. Tangannya mencengkeram lenganku.

“Ooghhh…Oghh…Mppphhh…..”,erangnya menikmati orgasme.Tak sampai semenit aqu kembali menggenjot tubuh Mbak Riyani. Ia masih saja merintih.
“Enak,Mbak?”,tanyaqu.“Iya..Mass..Ahh….”,jawabnya sembari merintih pelan.“Nanti dikeluarin dimana,Mbak? Di mulut lagi?”,tanyaqu.“Didalem aja,Mas. Nggak apa-apa.”,jawabnya.

Kuhentikan gerakanku.“Nggak taqut hamil,Mbak? Ini nggak ada perjanjian tanggung jawab lho,Mbak. Aku kan bayar.”,balasku.

“Iya,Mas,Aku tahu…Tenang saja. Aku biasa minum jamu kok.”,jawabnya sambil tersenyum.

Mendengar itu aqu jadi lega. Dan aqu kembali menggoyg tubuh bahenol Mbak Riyani.Kumainkan puting buah dadanya dgn lidahku. Sesekali kuhisap sambil aqu terus mengoyg
selangkangannya.“Mass…suka netek ke aku,ya..?”,tanyanya.

“Iya,Mbak. Teteknya bikin gemes.”,jawabku.Aqu terus menggenjot Mbak Riyani sampai beberapa menit kemudian.

“Mbak…Aqu mau..keluar…ohh….ohhh…”,rintihku.
“Keluariin…Mass…Aghhh…Aghhh….Mppphh…..Ahh…”,erangnya.

Dan benar saja,kupercepat gerakanku…CROOTT…CROOT…CROOOT…CROTT…Tumpahlah cairan kentalku didalam kemaluan Mbak Riyani. Kutekan kemaluanku lebih dalam. Aqu bersimpuh ditubuh Mbak Riyani,sambil menghisap puting buah dadanya. Sedangkan Mbak Riyani mendesah pelan menikmati setiap semburan air maniqu yg menghangatkan kemaluannya.Lalu,kucabut kemaluanku.“Sini,Mas…Aku emut.”,ujarnya.

Kusodorkan kemaluanku kemulut Mbak Riyani. Dan segera dijilati dan dihisapnya kemaluanku. Aqu merasa kegelian dan nikmat sekali.

Sesudah selesai membersihkan onderdil,Mbak Riyani berpakaian kembali. Aqu juga kembali mengenakan kolorku. Ia meminta istirahat sejenak. Dan kembali memijatku selama 15 menit. Servis Mbak Riyani ini memang special menurutku. Baygkan,habis Bj,trus exe,masih mau mijat. Sesudah kurasa cukup,aqu yg tadinya membayarkan uang sebesar 150rb untuk Mbak Riyani,kini kutambahkan 50rb lagi sebagai tips. 200rb untuk BJ dan exe 2x crot ya…murahlah.Kami berbincang sejenak sebelum Mbak Riyani kuantar pulang. “Mbak,kapan-kapan kalau aku mau pijat lagi aku hubungi Mbak saja ya.”,kataqu.

“Oya,Mas. Boleh. Kapan saja. Namun kalau yg main seperti tadi,aku juga siap Mas kecuali pas lagi tanggal merah,aku Cuma bisa pakai mulut saja.”,jawabnya.“Oke,Mbak. Namun bener lho,Mbak. Tadi itu enak sekali main sama Mbak.”,ujarku.

“Aku juga,Mas. Aku puas sekali tadi. Malah pengennya nambah lagi. Namun waktunya yg nggak pas.”,ujarnya.
“Ohh..kalau mau nambah lagi,ya boleh. Kapan?’,tanyaqu.
“Ya…kapan aja Mas panggil aku. Namun aku maunya jangan sampai orang2 tahu ya,Mas. Aku soanya maunya cuma sama Mas saja ngasih bonusnya. Soalnya selama mijat,baru sama Mas saja aku ngelaquin kayak tadi.”jelasnya.
“Iya,Mbak. Nanti kalo ada waktu aku panggil lagi. Namun bukan mijit aja ya,Mbak.”,candaqu.

Mbak Riyani tersenyum. Hari beranjak mulai sore,dan segera kuantarkan Mbak Riyani pulang. Rumahnya tak terlalu jauh dari rumahku.

Benar-benar pemijat yg ahli. Ahli dalam membuat pelanggan puas. Puas dgn cara yg beda. 200rb untuk servis spt itu ? Wahh…beruntung sekali… Sepertinya bakal lebih sering untuk “pijat” nih….

Demikian Artikel Yang Saya Buat Pada Cerita Hot Si Tukang Pijet Semoga Bermanfaat Untuk Anda Semua


Silahkan Klik langsung Di Bawah Ini : 

Bonus PromoNew Member 10%
 qqdomino

Bonus Referral Hingga 20%
 kiukiudomino

Facebook

Advertising

Histats